Era Musik Zaman Now di Mata Lowp Rocket Rockers

Setiap tahunnya perkembangan industri musik Indonesia makin berkembang menuju arah yang positif. Buktinya, banyak sekali bermunculan musisi baru yang hadir atau bahkan kembali beberapa musisi lama untuk hadir mewarnai belantika musik Indonesia dengan karya-karya yang menarik.

Selain itu, majunya industri musik Indonesia didukung dengan pendengar yang kini mulai terbuka dengan keberagamanan genre. Paling tidak, hal inilah yang dirasakan gitaris Rocket Rockers, Rizki Fahdli atau akrab disapa Lowp. Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika ada batasan antara pendengar musik melayu dan musik pop atau rock misalnya. Era musik jaman sekarang atau Zaman Now batasan itu pun perlahan menghilang.

“Musik udah jadi komunitas yang besar banget di Indonesia. Masing-masing genre juga sudah ada fan base yang solid. Dulu di awal kebangkitan musik bawah tanah ada “fanatisme” terhadap genre yang disukai, sekarang kondisi
nya sudah lebih melebur. Penikmat musik sudah banyak melebur kupingnya untuk mendengar berbagai genre,” kata Lowp disela kesibukan manggung beberapa waktu lalu.

Hadirnya banyak musisi baru berbakat dengan karyanya dari berbagai genre tak lepas dari berkembangnya dunia maya. Dalam hal ini sebut saja media sosial. Tak jarang, beberapa musisi muncul dari viralnya mereka di instagram ataupun youtube. Namun, menurut Lowp, ketenaran musisi-musisi baru ini lewat sosial mediaharus dibarengi dengan satu kata kunci, ya KONSISTENSI.

“Di sisi lain bila popularitas dengan mudah didapat belum tentu gampang utk dipertahankan karena untuk menancapkan “grass root” dibutuhkan konsistensi dan penjuangan yang tidak sebentar. Jadi beberapa pendatang baru yang booming, tidak makan waktu banyak sudah kembali tenggelam,” papar Lowp.

Dengan situasi dunia musik sekarang ini, Lowp pun punya harapan besar utuk kedepannya. Meski perayaan Hari Musik Nasional pada 9 Maret telah berlalu, namun asa, cita-cita, dan harapan musik Indonesia harus selalu dikumandangkan.”Semoga kedepannya musik bisa jadi sarana yang positif untuk menyalurkan bakat. Dan para musisi juga bisa membuat karya yang berpengaruh baik buat pendengarnya,” tutup Lowp. (Matthias)

Share