Sahabat Selamanya

Seperti diketahui Rocket Rockers baru saja kehilangan gitarisnya, Lowp, yang memutuskan resign. Sebagai salah satu bentuk penghargaan untuk Lowp, Rocket Rockers yang kini menyisakan Aska (vokal, gitar), Bisma (bass), dan Ozom (gitar), merilis sebuah single bertajuk Sahabat Selamanya. Di mana lagu ini adalah lagu terakhir yang dikerjakan bersama Lowp.

Lagu Sahabat Selamanya sebenarnya sudah ada sejak tiga bulan lalu bersamaan dengan penjualan buku Cheers From Rocket Rockers. Lagu ini adalah hadiah bagi siapapun yang membeli buku. Bukan sebuah kesengajaan jika akhirnya lagu Sahabat Selamanya dirilis secara luas hampir berbarengan dengan keluarnya Lowp. Inilah yang menjadikan lagu Sahabat Selamanya sebagai bentuk persembahan Rocket Rocket kepada Lowp yang telah berjuang bersama selama 18 tahun ini.

“Kalau dilihat dari timeline yang sudah ada, rilis buku ini di bulan Februari 2018. Dan memang rencananya setelah 3 bulan dari rilis buku, kita memang mau publish single Sahabat Selamanya ini untuk umum. Dan mungkin waktunya berbarengan antara rencana timeline untuk publish single ini dengan resignnya Lowp dari Rocket Rockers di bulan Mei 2018,” kata Bisma.

“Dari berbarenganya timeline untuk publish single Sahabat Selamanya dengan waktu resign Lowp dari RR, akhirnya kita memutuskan untuk membuat single Sahabat Selamanya ini menjadi persembahan khusus untuk Lowp yang pernah menjadi bagian dari Rocket Rockers selama kurang lebih dari 18 tahun ini. Lowp mungkin sekarang sudah tidak bersama Rocket Rockers lagi, tapi Lowp tetap akan menjadi Sahabat kita untuk selamanya,” tuturnya menjelaskan.

Lagu Sahabat Selamanya memiliki treatment berbeda dengan lagu-lagu Rocket Rockers lainnya. Sentuhan ballad dan lirik yang simple namun dalam, membuat lagu ini sangat menyentuh. Lebih menariknya, dalam lagu ini Lowp turut menyumbangkan suaranya di beberapa part. Tentunya, lewat lagu ini Rocket Rockers punya sebuah pesan yang ingin disampaikan. Persahabatan Rocket Rockers dengan Lowp atau dengan mantan personil lain seperti Ucay dan Doni bakal tetap terjalin erat meski sudah tidak berada dalam frekuensi yang sama. Nilai persahabat inilah yang ingin ditularkan Aska cs kepada pendengar nantinya.

“Lewat lagu Sahabat Selamanya ini output yang kita harapkan yaitu nilai persahabatan yang abadi. Yang tak lekang oleh waktu. Persahabatan yang didasari oleh cinta. Yang tidak hanya menerima baiknya saja, tetapi memaklumi segala kekurangan sahabat kita. Walaupun sekarang ini raga kita tidak lagi dekat, tetapi jiwa kita akan tetap rekat untuk selamanya,” tuntas Bisma.

Lowp Resign Dari Rocket Rockers

Jakarta-Rocket Rockers kembali harus merelakan personilnya untuk hengkang dan memilih memperdalam ilmu agama. Yap, kabar mengejutkan datang dari gitaris Rocket Rockers, Lowp, yang memilih resign dari band yang membesarkan namanya. Kabar hengkangnya Lowp disampaikan langsung oleh Aska.

Dalam kesempatan media gathering dan buka bersama yang digelar oleh Reach & Rich Artist Management di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jum (25/5) Rocket Rockers hadir dengan tiga personil, yakni Aska (vokal), Bisma (bass), dan Ozom (drum). Tidak hadirnya Lowp menjadi pertanyaan yang kemudian semua dijelaskan oleh Aska.

“Mungkin pada bertanya-tanya kenapa kami hadir bertiga saat ini. Jadi, hari Selasa kemarin, tanggal 22 Mei Lowp menyatakan resign dari Rocket Rockers,” ungkap Aska.

“Mendadak banget. Kami kemarin lagu buka bersama dan di situ Lowp memutuskan untuk tidak melanjutkan bersama Rocket Rockers,” sambung Aska.

Selain karena alasan memperdalam ilmu agama, keluarga menjadi alasan lain Lowp resign dari Rocket Rockers.”Alasannya banyak jalan yang diambil salah satunya menjadi keluarga yang baik. Dia gak mungkin ninggalin keluarga lagi,” kata Aska.

“Kami tahu semua kalau Lowp memang orang baik yang selalu mendedikasikan dirinya untuk keluarga,” timpal Bisma.

Keputusan Lowp untuk resign jelas meninggalkan kesedihan bagi Aska, Bisma, dan Ozom. 18 tahun bukan waktu yang singkat untuk dilupakan hanya dalam waktu sehari, dua hari, atau bahkan selamnanya. Terutaa Aska yang selama ini selalu sekamar dengan Lowp saat menjalani tur di berbagai kota.

“Dia 18 tahunsama saya sekamar terus,” ucap Aska sambil beruarai air mata.

Namun, show must go on. Aska, Bisma, dan Ozom harus tetap berdiri tegak melanjutkan cita-cita bermusik mereka dengan bendera Rocket Rockers. Cheers up !!!

Harapan Aska Rocket Rockers untuk Musisi Daerah

Aska

Bulan Maret lalu, tepatnya 9 Maret menjadi hari yang sakral bagi dunia musik Indonesia. Melalui Kepres no 10 tahun 2013, 9 Maret dijadikan sebagai Hari Musik Nasional. Tentunya ini menjadi apresiasi yang baik untuk semua musisi dan pecinta musik Indonesia.

Tahun ke tahun banyaknya musisi dalam format solo, band, atau grup dengan karya-karyanya menjadi salah satu petanda berkembangnya dunia musik Indonesia dengan menawarkan genre-genre yang bervariasi. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh Aska Pratama atau Aska Rocket Rockers.

“Kalau perkembangan sih meningkat pesat pastinya, terbukti banyaknya sub genre baru dari genre musik yg udah familiar di masyarakat Indonesia,” kata Aska.

Meski begitu masih ada poin yang dirasa Aska perlu diperhatikan. Salah satunya adalah soal pendidikan musik utamanya di daerah-daerah. Selama ini, pesatnya perkembangan musik Indonesia masih berfokus pada kota-kota besar. Ya, sebut saja Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Surabaya, Medan, dan kota besar lainnya.

Meski hari musik sudah lewat, Aska punya harapan besar bagi dunia musik Indonesia. Setidaknya, harapan ini akan membawa semangat untuk dunia musik Indonesia lebih maju dan berkembang lagi.

“Buat saya yang jadi perhatian yaitu pendidikan musik dan pengembangan potensi musisi di daerah yang notabene bukan kota besar. Sehingga kedepannya lahir musisi-musisi handal dari semua penjuru di Indonesia,” harap Aska.

Era Musik Zaman Now di Mata Lowp Rocket Rockers

Setiap tahunnya perkembangan industri musik Indonesia makin berkembang menuju arah yang positif. Buktinya, banyak sekali bermunculan musisi baru yang hadir atau bahkan kembali beberapa musisi lama untuk hadir mewarnai belantika musik Indonesia dengan karya-karya yang menarik.

Selain itu, majunya industri musik Indonesia didukung dengan pendengar yang kini mulai terbuka dengan keberagamanan genre. Paling tidak, hal inilah yang dirasakan gitaris Rocket Rockers, Rizki Fahdli atau akrab disapa Lowp. Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika ada batasan antara pendengar musik melayu dan musik pop atau rock misalnya. Era musik jaman sekarang atau Zaman Now batasan itu pun perlahan menghilang.

“Musik udah jadi komunitas yang besar banget di Indonesia. Masing-masing genre juga sudah ada fan base yang solid. Dulu di awal kebangkitan musik bawah tanah ada “fanatisme” terhadap genre yang disukai, sekarang kondisi
nya sudah lebih melebur. Penikmat musik sudah banyak melebur kupingnya untuk mendengar berbagai genre,” kata Lowp disela kesibukan manggung beberapa waktu lalu.

Hadirnya banyak musisi baru berbakat dengan karyanya dari berbagai genre tak lepas dari berkembangnya dunia maya. Dalam hal ini sebut saja media sosial. Tak jarang, beberapa musisi muncul dari viralnya mereka di instagram ataupun youtube. Namun, menurut Lowp, ketenaran musisi-musisi baru ini lewat sosial mediaharus dibarengi dengan satu kata kunci, ya KONSISTENSI.

“Di sisi lain bila popularitas dengan mudah didapat belum tentu gampang utk dipertahankan karena untuk menancapkan “grass root” dibutuhkan konsistensi dan penjuangan yang tidak sebentar. Jadi beberapa pendatang baru yang booming, tidak makan waktu banyak sudah kembali tenggelam,” papar Lowp.

Dengan situasi dunia musik sekarang ini, Lowp pun punya harapan besar utuk kedepannya. Meski perayaan Hari Musik Nasional pada 9 Maret telah berlalu, namun asa, cita-cita, dan harapan musik Indonesia harus selalu dikumandangkan.”Semoga kedepannya musik bisa jadi sarana yang positif untuk menyalurkan bakat. Dan para musisi juga bisa membuat karya yang berpengaruh baik buat pendengarnya,” tutup Lowp. (Matthias)

Lima Musisi yang Menginspirasi Aska Rocket Rockers, Salah Satunya Wanita Lho, Cekidot

Garang di atas panggung, sosok vokalis dan gitaris Rocket Rockers, Aska Pratama, menjadi salah satu idola bagi Rocket Rock Friends. Sebagai vokalis, Aska memiliki suara yang sangat khas. Suaranya menambah aroma pop punk milik Rocket Rockers makin kental.

 

Namun, terbentuknya sosok Aska menjadi seperti sekarang tentunya telah mengalami metamorfosa menuu kedewasaan, utamanya dalam bermusik. Banyak musisi yang berpengaruh dalam proses menjadi Aska yang saat ini. Berikut ada lima musisi yang menginspirasi Aska, yuk simak siapa saja.

 

  1. Eddie Vedder

 

Siapa yang tak kenal dengan vokalis sekaligus gitaris Pearl Jam ini? Rambut ikalnya menjadi salah satu ciri  khas dari vokalis yang juga gitaris satu ini. Tak hanya piawai bernyanyi dan bermain gitar, Eddie Vedder merupakan pencipta lagu ulung. Ya hampir mirip lah dengan Aska yang juga piawai mencipta lagu.

 

“ngeliat sosoknya ikonik bgt dengan rambut ikalnya dan ekspersif. Terus cara dia bikin lirik dan nyanyiin nya tuh selalu nyampe pesannya ke org yg dengerin,” kata Aska.

 

  1. Rob thomas 

 

Nama yang satu ini adalah salah satu vokalis yang banyak digandrungi fans wanita ya mirip lah sama Aska, hehe. Wajah ganteng dan vokal yang mumpuni menjadi senjata vokalis kelahiran Jerman 14 Februari 1972 ini untuk membius para penonton. Yang menjadi ikonik adalah anting yang menempel di kedua telinganya. Ia juga lihai menciptakan lagu lho.

 

“suara sih udah pasti ok, tapi gaya rambut & model anting yg dia pake di kedua telinganya, eye catchy banget,” kata Aska.

 

  1. Ross Childress

 

Gitaris satu ini besar bersama band rock alternatif asal Amerika Collective Soul. Soal permainan gitar, sosok satu ini tak perlu diragukan lagi. Ia juga pandai merangkai kata menjadi sebuah lagu yang hits. Selain Collective Soul, Ross Childress juga pernah tergabung dengan band Starfish and Coffee.

 

“Gitaris Collective Souls ini suka bikin lagu yang ga ngehits, tapi ngena banget buat saya. Terus cara main gitarnya asik, dari pengambilan nadanya,” Aska.

 

 

  1. Rio febrian

Berbeda dengan tiga nama di atas yang punya latar belakang bermusik yang mirip dengan Aska, Rio Febrian merupakan salah satu solois terbaik di Indonesia. Pernah meraih penghargaan sebagai The Best Male Singer AMI pada tahun 2005, kualitas Rio Febrian tak perlu diragukan. Selain memiliki vibrasi yang khas, Rio Febrian sangat jago dalam hal penghayatan lagu.

 

“Vibra alaminya semakin bikin geter kalo didengerin pake headset,” Aska.

 

 

  1. Rinny Hassan

Ayo siapa yang bisa tebak siapa sih Rinny Hassan? Yap betul, Rinny Hassan adalah ibunda dari Aska Rocket Rockers. Kalau dilihat dari silsilah ya wajar kalau Aska terlahir sebagai musisi, hehe. Menariknya, beliau juga pernah terlibat dalam pembuatan album anyar Hoolahoop lho yang berjudul Nirmana.

 

“nyanyi dr mulai SD, pernah jadi juara Pop Singer (semacam indonesian idol klo skrg) 17 kali, sekarang umur 60th dan suaranya ttep ga berubah, masih prima dan tune in,” Aska.

 

Buku Perdana Rocket Rockers!

ROCKET ROCKERS: #CHEERSFROMROCKETROCKERS

 

Musik, persahabatan, dan cinta.

Apa kita harus meninggalkan salah satu untuk mempertahankan yang lain?

 

Pepatah bilang, dengan musik yang bagus, kita bisa melupakan segalanya, atau malah mengingat semua kenangan. Bagaimana jadinya jika Aska, Bisma, Lope, dan Ozom membocorkan momen pahit dan manis yang mengilhami terciptanya lagu-lagu mereka?

 

Penerbit Pastel menerbitkan buku Rocket Rockers, band anak muda asal Bandung yang sudah bertahan lebih dari satu dekade dan memiliki fanbase yang kuat. Para personil Rocket Rockers buka-bukaan tentang lirik-lirik yang sejatinya berangkat dari pengalaman pribadi mereka.

Curhatan lirik di buku ini terwakili oleh 10 kisah dari 10 lirik dari lagu pilihan Rocket Rockers, lengkap dengan segala emosi yang menemaninya. Kebahagiaan, keraguan, harapan, rasa kecewa dan ambisi, terangkum sempurna di setiap halamannya. Hidup untuk mewujudkan semua yang penting, dan mati untuk melindunginya.

 

Siapa yang tak kenal lagu paling terkenal mereka karena saking galaunya, Ingin Hilang Ingatan, yang menjadi anthem wajib fans Rocket Rockers, yang ternyata adalah kisah patah hati salah satu personilnya. Bahkan lagu ini jadi salah satu lagu yang dipakai oleh youtuber untuk meramaikan hari patah hati nasionalnya Raisa dengan video fan made yang ditonton jutaan orang.

Lirik dari lagu-lagu lainnya yang tampil di buku pun bercerita tentang kisah-kisah pribadi para personil seperti meraih mimpi dan masa indah SMA di bab berjudul K.L.A.S.S.I.X.: Kisah Cinta Masa SMA. Bab-bab lainnya berjudul seperti Masih Banyak Hati yang Menunggu dan Dia, sudah pasti tentang romansa masa muda yang menjadi soundtrack fans Rocket Rockers selama ini.

 

Buku ini akan segera terbit pada awal Februari 2018, dan program pre order sudah dibuka bagi para pembeli buku dengan bonus tanda tangan personil dan sticker keren. Rocket Rockers pun menambahkan voucher diskon di toko Rocket Rockers bagi yang membeli buku.

 

Kejutan lainnya dari buku ini, Rocket Rockers menambahkan kode QR di buku dari lagu terbaru mereka yang bisa diakses khusus bagi para pembeli buku. Satu lagi salam seru Rocket Rockers yang tentunya tak ada habisnya bagi para pembaca buku ini.

 

Pre order buku ini dibuka sejak tanggal 23 Januari 2018 hingga 10 Februari 2018. Buku akan dikirim kepada pembeli pada tanggal 12 Februari 2018. 250 pembeli PO pertama mendapatkan tanda tangan personil Rocket Rockers

 

– Harga PO : Diskon 15% dari Harga Normal ( Harga PO Rp.72.250 ) (Harga Normal Rp.85.000,00)

– Bonus Sticker

 

 

Lalu, gimana sih caranya untuk mendapatkan buku ini? Gampang banget kok, tinggal klik aja www.mizanstore.com  atau hubungi Wasap/sms ke nomor +62823-16-6789-16 atau add LINE @rocketrockmerch.

 

Atau bisa langsung melakukan pemesanan buku dengan mendatangi Rocket Rockstore yang berada di Jakarta dan Bandung.

 

Rocket Rockstore Bandung : Jl Ambon no 16 (Buka setiap hari 10.00 – 20.00)

 

Rocket Rockstore Jakarta : Jl Tebet Utara Dalam no 3 Jakarta Selatan (Buka setiap hari 11.00 – 23.00)

 

www.rocketrocksite.com

 

 

Launching Cheers From Rocket Rockers & Rocket Rockstore Jakarta!

Rocket Rockers Rilis Album Ke-6 Berjudul Cheers From Rocket Rockers

Jika dianalogikan sebagai seorang manusia berusia 18 tahun, sosok Rocket Rockers saat ini mungkin sedang menikmati serunya masa muda di sebuah kampus, setelah melepas era putih abu-abu.

Kondisi tersebut kurang lebih sama ketika para personil Rocket Rockers memulai awal karir pada 17 Agustus 1999 silam, yang pada saat itu juga baru lulus SMA dan sedang memasuki era awal dunia perkuliahan.

Tidak heran, istilah “college punk” cukup lekat menjadi identitas Rocket Rockers saat itu. Waktu yang terus bergulir tanpa terasa akhirnya mengantarkan band yang sampai sekarang masih kokoh diperkuat oleh Aska (vokal/gitar), Lowp (gitar), Bisma (bas), dan Ozom (drum) pada usia “remaja” mereka di tahun 2017 ini.

Selama 18 tahun perjalanan karir mereka, terlahirlah 5 buah full album, Soundtrack For Your Life (2002), Ras Bebas (2004), Better Season (2008), Tons of Friends (2011), dan Merekam Jejak (2014).

Begitu banyak pengalaman seru selama perjalanan hidup Rocket Rockers, salah satunya adalah bertemu dengan begitu banyak sosok-sosok yang menyenangkan.

Tentu aja, sosok-sosok menyenangkan yang ditemui Rocket Rockers tidak jauh berasal dari kehidupan sehari-hari mereka sebagai “laki-laki penghibur” yang bekerja dari panggung ke panggung.

Mereka adalah para Rocket Rock Friends serta teman-teman musisi lain yang sering ditemui selama perjalanan 18 tahun Rocket Rockers. Dari merekalah, awal mula ide untuk menggarap album ke-6 yang sebentar lagi akan dirilis, Cheers From Rocket Rockets.

“Sebenernya (ide album ini) berawal dari banyaknya Rocket Rock Friends angkatan baru yang eksis di setiap gig Rocket Rockers dan beli merchandise, tapi ketika ngobrol dan ditanya soal lagu-lagu lama mereka nampak ‘gagap’,” cerita Aska tentang awal mula ide album Cheers From Rocket Rockers.

Bermula dari hal itu, dalam meracik formula serta konsep untuk album Cheers From Rocket Rockets ini, Aska cs. berani mencoba sesuatu yang baru untuk mereka kerjakan.

“Nah, dari situ kepikiran buat ngangkat lagi lagu-lagu Rocket Rockers yang dulu, tapi dibawakan oleh teman-teman musisi dan band lain. Supaya musiknya kekinian, biar yang dengernya juga anak-anak kekinian. Juga, album ini bisa jadi nostalgia buat teman-teman yang dengerin Rocket Rockers dari album Soundtrack For Your Life,” lanjut Aska.

Aska bahkan tidak sungkan untuk menghubungi band-band tersebut lebih dulu untuk turut serta dalam project ini. Proses pendekatan dilakukan oleh sang vokalis kepada para musisi serta band yang ada di album Cheers From Rocket Rockers ini lewat media sosial.

“Hampir semua proses pendekatannya dilakukan di dunia maya, saya teringat pensi di awal 2000-an yang pengisi acaranya benar-benar dari beragam genre,” cerita Aska, tentang keseruannya melakukan pendekatan dengan band-band lain untuk album ini.

“Apalagi perkembangan jumlah band dan musisi keren makin banyak bermunculan. Setelah ditawarin alhamdulilah mereka mau support.  Selain mereka yang muda, hal lain yang bikin terharu, bisa dibilang 30% musisi lain yang ikutan di album ini ada juga yang seangkatan kami. Mungkin karena kami jalan sama label sendiri, hal-hal seperti ini bisa lebih mudah direalisasikan,” tambah Bisma.

Total akan ada 18 lagu yang ada di album Cheers From Rocket Rockers, dengan rincian 17 lagu Rocket Rockers yang dibawakan oleh musisi dan band lain, plus 1 lagu cover version milik Maliq & D’Essentials yang dibawakan Rocket Rockers .

“Kenapa milih lagu dari Maliq & D’Essentials? karena kami ingin terus memperluas pendengar musik Rocket Rockers supaya bisa didengar juga sama pendengar dari genre musik lain, termasuk fans Maliq & D’Essentials. Selain itu kami juga ingin menonjolkan karakter 18 tahun, yang ABG banget lah (seperti fans Maliq & D’Essentials),” kata Ozom.

“Banyak pesan-pesan positif di lagu-lagu Rocket Rockers album terdahulu yang bisa dengarkan kembali oleh semua Rocke Rock Frieds dan semua orang. Pada akhirnya semoga bisa menjadi inspirasi yang baik,” tutup Lowp, yang sekarang sering siaran bareng sama Aska di salah satu radio di Bandung.

Tidak hanya album baru, di usia 18 tahun Rocket Rockers memperluas sektor bisnis merchandise mereka. Setelah Rocket Rockstore yang berdiri di Bandung, Mereka melirik kota Jakarta. Bekerja sama dengan High Volume, Rocket Rockers membuka store di Jalan Tebet Utara Dalam No. 3, Jakarta Selatan. Soft Opening High Volume X Rocket Rockstore digelar bersamaan dengan launching album Cheers From Rocket Rockers 18 Oktober 2017.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Track List Album Cheers From Rocket Rockers:

Last Goal! Party  – Dia

Dead With Falera – Terobsesi

Sanders Hates Chicken – KLASSIX

Four Get Me Nouts – It’s Just Another Holiday

The Flins Tone – Tergila

V1mast – Jangan Dulu Tenggelam

Superglad Feat. Awwe – Bangkit

Parahyena – Bersama Taklukan Dunia

Aliansi Kiri – Percuma

Midnight Quickie Feat. Rocket Rockers – Ingin Hilang Ingatan

Syauqi – Hitam Putih Dunia

Bravesboy – Kehilangan

Hoolahoop – Membaca Tanpa Mata

Navl – Kekuatanku

Kungpow Chickens – Tragedi Tragis 1989

Fiersa Besari & Kerabat Kerja – Hari Untukmu

Painfull By Kisses  – Tunggu Apalagi

Rocket Rockers – Pilihanku (Cover Maliq & D’Essentials)

 

Ingin Hilang Ingatan Bareng Midnight Quickie & Rocket Rockers!

Bersama Rocket Rockers, Midnight Quickie Bangkitkan Kembali Hit Single “Ingin Hilang Ingatan”

Jakarta, 8 Februari 2017 – Awal 2017 dunia musik Indonesia masih terus disajikan dengan kejutan. Kali ini datang dari dua grup musik kenamaan, Midnight Quickie dan Rocket Rockers. Masing-masing yang diketahui terus disibukan dengan jadwal panggung mereka diam-diam menyempatkan diri untuk memberikan sebuah suguhan bagi pendengar musik mereka lewat sebuah kolaborasi.

Sebuah pertemuan yang menyenangkan di belakang panggung sebuah acara di Jakarta menjadi cikal bakal kolaborasi ini hingga salah satu hit single milik Rocket Rockers. “Ingin Hilang Ingatan” mereka sepakati untuk menjadi materi kolaborasi.

Balutan suara Charita Utami yang lembut berpadu dengan vokal Aska mengisi aransemen musik EDM (Electronic Dance Music) gubahan Irsan Ramadhan membuat lagu rilisan tahun 2008 ini menjadi lebih baru dan menyenangkan.

“Kebetulan kami pernah membawakan lagu ini manggung bareng di Jakarta. Dan kami suka lagunya. Secara lirik pun menurut saya mewakili semua orang yang sudah pasti merasakan hal seperti dalam lirik lagu itu,” jelas Tami mengenai alasan pemilihan lagu “Ingin Hilang Ingatan”.

Kolaborasi ini praktis menjadi pengalaman pertama duo Irsan Ramadhan (produser) dan Charita Utami (vokal, synth) bekerja sama dengan musisi di luar kancah musik elektronik. Bukan perkara mudah menyatukan dua genre berbeda, terlebih gubahan awal lagu ini sangat melekat dengan nuansa akustik. Dengan menempuh jarak Jakarta dan Bandung, kolaborasi ini membutuhkan beberapa kali pertemuan langsung, untuk latihan atau sekedar menjalin komunikasi antara Midnight Quickie dan Rocket Rockers.

Sebuah kehormatan bagi Irsan dan Tami dapat membangkitkan lagi hits single milik dedengkot pop punk sekelas Rocket Rockers.“Kami melihat secara personal dan musikalitas, mereka itu seimbang banget. Musiknya keren, attitude nya juga seperti musiknya. Bisa dibilang bandnya udah legend, tapi tetap rendah hati,” puji Tami.

Senada dengan Tami, Rocket Rockers pun tak segan melontarkan kekaguman mereka dapat bekerja sama dengan duo Midnight Quickie.

“Perfeksionis dan salutnya lagi mereka sangat rajin bikin karya musik. Repertoir untuk manggungnya pun sebagian besar karya-karya mereka sendiri. Sadis!” puji Bisma, bassis Rocket Rockers mencoba menyandingkan Midnight Quickie dengan musisi-musisi EDM lainnya.

Selain tersaji dalam format audio di beberapa layanan music digital seperti iTunes, JOOX, Spotify, Yonder Music dan Apple Music, single kolaborasi “Ingin Hilang Ingatan” juga akan disusul juga dengan sebuah video musik dalam beberapa waktu ke depan.

 

Rocket Rockers di #TRANSMEDIA15YOU 15 Desember 2016!

eflyer-rockshow-15-des-2016-transAlhamdulilah bisa berpartisipasi di event keren yang satu ini
.
yaap hari ini kami akan perform di perayaan ultah ke 15 Transmedia @transtv_corp@officialtrans7 @cnnindonesia @detikcombersama puluhan artis kece lain nya
.
Hari ini FRIENDS! 15 Desember 2016 pantengin TV nya mulai dari 18.30 okay! karena bakalan ada kolaborasi keren dari kami dan @kotakband_ disana #TRANSMEDIA15YOU