Rocket Rockers Sajikan Lagu ‘April’ dengan Pop-Punk!

Kendati harus beraktivitas di tengah pandemi, trio pop-punk asal Bandung Rocket Rockers seakan tidak pernah kehabisan energi untuk menghibur pendengarnya. Setelah merangkul Stand Here Alone dengan merilis single ‘Maha Benar’, kali ini Aska (Vokal, Gitar) Bisma (Bas) dan Ozom (Drum) kembali menghibur para Rocket Rockfriends dengan merilis sebuah lagu cover milik Fiersa Besari yang berjudul April, Jum’at (24/4/2020).

Sebelumnya, kedua musisi asal Bandung ini memang kerap tampil berkolaborasi. Sebut saja penampilan di Syncronize Festival 2019, yang mana Rocket Rockers bahkan tampil satu formasi dengan Fiersa Besari. Jauh dari momen itu, kolaborasi juga sudah terjalin sejak Fiersa membawakan ulang lagu ‘Hari Untukmu’.

Pemilihan lagu ‘April’ untuk dibawakan ulang oleh Rocket Rockers berangkat dari sesi penampilan kolaborasi mereka pada Synchronize Festival 2019.

“April punya tantangan tersendiri. Judul yang unik, lirik dengan gaya bahasa yang lugas, tempo khas lagu ballad yang lambat, kental nuansa akustik, jadi beberapa hal yang kita pertimbangkan untuk ‘mengacak-acak’ lagu itu. Gimana caranya lagu ini dibikin beda banget sama aslinya. Liriknya boleh galau, tapi harus enak buat RRF moshing sambil loncat-loncat menikmatinya,” beber Bisma.

Lebih lanjut lagi, Rocket Rockers menilai Fiersa Besari sebagai seniman yang kumplit dengan berbagai output kreativitas selain musik.

Selain merilis ‘April’, kamu juga bisa lebih dekat dengan Rocket Rockers di suasana pandemi ini, karena mereka merilis podcast, webseries dan banyak konten digital untuk menemani hari-harimu #DiRumahAja.

“Seluruh proses penggarapan konten dibuat dengan tim yang minimalis. Basecamp ‘disulap’ jadi studio. Meskipun produktif, tapi tetep proses produksi memperhatikan standar keamanan dan kesehatan dari Pemerintah,” tutup Bisma

‘April’ versi Rocket Rockers saat ini sudah bisa kamu dengarkan di berbagai platform digital dan di kanal YouTube.

“Maha Benar” Rocket Rockers dan Stand Here Alone

Kalau bisa meroket bersama “why not?” Bukti nyata yang di implementasikan oleh Rocket Rockers di awal tahun 2020 ini dengan mengajak Stand Here Alone untuk berkolaborasi di single “Maha Benar” yang digarap bersama – sama dan tak tanggung tanggung single ini  dilepas bersama video lirik, video series, live streaming session, live band session dan musik video nya.

Disini Rocket Rockers mematahkan stigma “i am senior and you are only a junior” , terbukti dengan project kolaborasi track ini. Stand Here Alone pun mengambil kesempatan emas ini dan langsung workshop bersama dengan Aska, Bisma dan Ozom.

Dalam track “Maha Benar” Rocket Rockers dan Stand Here Alone bercerita tentang realita dalam kehidupan sekarang khusus tentang maraknya kasus bullying dikalangan anak muda dan stigma negatif dari “senior vs junior”. Rocket Rockers dan Stand Here Alone mengajak untuk kita semua hidup bersama dengan saling support bukannya saling menjatuhkan, move forward ; We gotta know what friends are for.

Audio track “Maha Benar” dirilis pada tanggal 27 Maret 2020 di seluruh platform digital dan video liriknya dirilis di youtube channel Rocket Rockers. “Maha Benar The Series” (6 video) akan tayang per minggu di youtube Rocket Rockers dan Stand Here Alone mulai pada tanggal 22 Maret 2020 . #MAHABENARDIRUMAH Live Session Rocket Rockers x Stand Here Alone rilis pada tanggal 29 Maret 2020 jam 8 malam secara live streaming di youtube channel Stand Here Alone.

Reaksi Rasa “Tropical”

Tahun 2020 menjadi tahun yang spesial bagi band Pop Punk Rocket Rockers, karena di tahun ini band yang kini di gawangi Aska (Gitar Vokal), Bisma (Bass) dan Ozom (Drum) tepat 21 tahun berkarya di belantika musik Indonesia

Sebagai awal langkah baru setelah ditinggal dua personilnya Ucay (Vokal-2013) dan Lowp (Gitar-2018), Rocket Rockers merilis single Reaksi Rasa dengan format tiga video klip yang berbeda sesuai karakter personil masing-masing pada saat mereka melakukan tour di Jepang pada bulan September 2018 dan pada tepat di tanggal 17 Januari 2020, salah satu langkah baru digagas, Aska dkk kembali merilis lagu Reaksi Rasa dengan versi “Tropical Remix”.

Reaksi Rasa sendiri adalah lagu yang menceritakan tentang kopi dengan segala analoginya, yang dapat memberi makna hidup lebih luas lagi tidak hanya sekedar hitam dan putih

“Lagu Reaksi Rasa itu tentang Kopi, dimana kita di ajarkan tidak hanya melihat sesuatu itu hanya dari cover saja seperti kopi, hitam belum tentu jelek begitupun putih belum tentu juga bersih, ditambah kenapa kopi itu spesial karena saya pun ketemu pertama dengan pasangan hidup pun di Kedai Kopi, jadi lagu ini bisa juga sebagai pengingat saya tentang momen indah” jelas Aska sebagai penulis lagu Reaksi Rasa

Alasan Rocket Rockers merilis kembali lagu Reaksi Rasa dengan versi yang berbeda yakni untuk lebih memperluas penikmat karya lagu khususnya kepada generasi milenial saat ini.

“Jadi kita sering nongkrong di tempat ngopi, dan karena tempat minum kopi itu bukan hanya berbentuk kedai atau warung kopi biasa, tapi sekarang udah berbentuk lounge dengan musik-musik chill gitu, dan akhirnya kepikiran supaya lagu Reaksi Rasa ini bisa di puter di cafe dengan gaya club lounge, akhirnya kenapa engga kita remix ajah lagunya” ungkap Bisma

Untuk proses produksi lagu Reaksi Rasa Tropical Remix Version ini, Aska, Bisma dan Ozom dibantu oleh Kurniawan Wicaksono seorang produser musik EDM, dengan proses kurang lebih satu minggu.

“Untuk penggarapan Reaksi Rasa Tropical Remix ini kita dibantu produser musik EDM teman kita juga Kurni, jadi prosesnya bisa langsung cepat semingguan gitu” ungkap Aska

Bila lagu Reaksi Rasa dengan musik Pop Punk memiliki 3 Musik Video sesuai dengan karakter tiga personil Rocket Rockers, untuk Musik Video Reaksi Rasa Tropical Remix Version ini di sutradarai langsung Aska Pratama dengan konsep People Reaction atau lebih mengangkat Reaksi orang-orang saat mendengarkan lagu ini

“Untuk Video klipnya dengan mengambil lokasi shooting di Bali, kita mengambil konsep reaksi orang-orang mendengarkan lagu ini, ada yang suka ada yang ga suka, kita tampilkan semua di klip ini” ungkap Ozom

Buat yang penasaran bagaimana reaksi orang-orang saat pertama kali didengarkan lagu Reaksi Rasa Tropical Remix Version ini, bisa di tonton di channel Youtube Reach & Rich Record

Sebagai penutup, harapan Rocket Rockers untuk lagu Reaksi Rasa Tropical Remix Version dapat di terima lebih luas lagi dan dapat di putar di banyak tempat dan lebih memotivasi hidup agar lebih baik lagi.

Rocket Rockers Game!

Satu terobosan baru dilakukan band pop punk asal Bandung, Rocket Rockers. Seakan tak pernah kehabisan cara untuk memanjakan penggemar fanatiknya, Rocket Rock Friends (RRF) band yang tahun ini menginjak usia 20 tahun ini merilis sebuah game seru (Rocket Rockers Game) untuk Android pada 8 Desember 2018.

 

Ide pembuatan game ini sebenarnya sudah mulai dibicarakan beberapa tahun silam. Namun, karena terkendala waktu, game ini akhrinya dirilis sebagai sebuah kelanjutan dari campaign single baru Rocket Rockers yang berjudul Reaksi Rasa.

 

“Jadi sebetulnya project game bareng Inmotion Labs ini udah pernah dibicarakan beberapa taun lalu, waktu RR mau ultah yang ke 15 kalo gak salah. Proses develope kehambat karena jadwal meeting selanjutnya yang ga cocok. Nah akhirnya ketemu lagi waktu kita mau rilis single Reaksi Rasa. Sebelumnya pihak developer tertarik sama konsep video lyric Reaksi Rasa yang konsepnya memang dibuat seperti main game,” terang sang bassist, Bisma.

 

Tak ada kendala berarti saat menentukan konsep game yang akan dibuat. Pasalnya, pihak Inmotion Labs selaku developer game sudah membuatkan semacam dummy dari game tersebut. Dipadu dengan ide dari tiga personil Rocket Rockers, Aska (vokal, gitar), Bisma (bass), dan Ozom (drum), game tersebut akhirnya rampung dalam waktu yang cukup singkat.

 

“Awal meeting mereka udah langsung bikin ternyata gamenya, jadi enak tinggal tambahin masukan dari kita soal isi gamenya,” ucap Bisma.

 

Rocket Rockers Game bisa diunduh lewat aplikasi Play Store di Android. Pemain nantinya akan diminta memasukan username. Permainannya cukup simple dengan mengumpulkan biji kopi dalam cangkir dengan beberapa rintangan.

 

Meski sederhana, Rocket Rockers Game bukan permainan yang cukup mudah. Menurut Bisma, game ini cukup pas dimainkan sambil mendengarkan single baru mereka yang berjudul Reaksi Rasa.

 

“Ini hal belum pernah kami lakukan. Promo lagu sambil merilis game. Pemainnya juga nanti bisa mendengarkan lagu baru kami sambil main game yang ngeselin, hehe,” kata Bisma.

 

Berbarengan dengan game, Rocket Rockers juga merilis video klip Reaksi Rasa di channel youtube mereka. Uniknya, video klip ini dirilia dengan tiga versi dari tiga personil Rocket Rockers.

 

“Video klip dengan tiga versi ini karena kita ingin lebih mengenalkan formasi terbaru kita dengan tiga personil di single baru kita ini. Syuting dilakukan selama di Jepang, dengan tiga story board yang berbeda yang mewakili karakter dari tiga personil Rocket Rockers. Dengan tujuan agar Rocket Rock Friends makin kenal sama kami terus akhirnya makin sayang deh sama formasi baru ini,” tuntas Bisma.

Rilis Lagu Baru Tanpa Judul, Rocket Rockers Gelar Sayembara

Rilis Lagu Baru Tanpa Judul, Rocket Rockers Gelar Sayembara

 

Setelah merilis single Sahabat Selamanya, grup band pop punk asal Bandung, Rocket Rockers, kembali hadir dengan senjata baru sebelum melakukan tur ke Jepang pada 15 hingga 25 September mendatang. Ya, sebuah lagu baru dirilis band yang kini digawangi oleh Aska (vokal, gitar), Bisma (Bass), dan Ozom (drum) pada 12 September 2018 bersamaan dengan video lirik.

 

Menariknya, lagu baru Rocket Rockers ini sengaja dirilis tanpa judul. Menurut Aska, Rocket Rockers ingin melibatkan penggemar mereka (Rocket Rock Friends) dan penikmat musik lainnya untuk lebih mendalami lagu tersebut dengan memberikan judul.

 

“Jujur kami mau banget melibatkan teman-teman, RRF (Rocket Rock Friends) dan pendengar RR yang selama ini sangat support dan apresiatif terhadap semua karya-karya kami. Dan salah satunya mungkin dengan memberikan judul lagu ini,” kata Aska.

 

Lagu baru ini awalnya pada bagian reff telah dibuat dan direkam di telepon seluler milik Aska. Lalu, selama dua minggu lagu ini pun digodok bersama hingga menjadi sebuah lagu yang full. Terinspirasi dari sajian kopi yang sering dinikmati personil Rocket Rockers, secara garis besar lagu ini bercerita tentang sebuah kehidupan dengan  berbagai macam problema yang dihadapi.

 

“Sebenarnya lagu ini menceritakan kalau semua yang dilalui dalam hidup itu tergantung kita sendiri yang menjalani. Dianalogikan dengan sebuah kopi. Kopi bisa bewarna hitam kalau cuma kopi aja. Tapi bisa berubah jadi krem kalau ditambah susu. Kopi juga bisa terasa pahit kalau cuma diseduh dengan air, tapi bisa berasa manis kalau ditambah gula, tergantung selera. Begitu juga dengaj hidup, kita sendiri yang memegang peran penting untuk hidup yang kita jalanin,” terang Aska.

 

Seperti diketahui, lagu baru ini menjadi lagu pertama yang digarap setelah hengkangnya Lowp beberapa waktu lalu. Secara musik, Aska memastikan Rocket Rockers bakal tetap berada di jalurnya. Namun, Aska memastikan akan ada perbedaan secara sound.

 

“Kalau dari segi musik bakal Rocket Rockers banget. Tapi dari segi sound banyak yang berbeda. Silakan didengarkan dengan detail,” ucap Aska.

 

Lewat lagu ini, Rocket Rockers juga ingin memberikan sebuah motivasi untuk banyak orang agar tidak hanya bermimpi, tapi bagaimana mewujudkan mimpi untuk kehidupan yang lebih baik.

 

“Pahitnya kopi gak akan sepahit dengan masalah di hidup teman-teman dan manisnya gula gak akan semanis mimpi-mimpi yang teman-teman ita-citakan. So, mari merangkai kehidupan yg lebih baik lagi,” ucap Aska.

 

Lalu, bagaimana cara berpartisipasi memberikan judul lagu baru ini? Caranya gampang. Semua bisa dilihat di akun instagram Rocket Rockers (@rocketrockers). Nantinya, untuk yang judulnya terpilih selain akan dijadikan judul untuk lagu terbaru ini dan bakal ada hadiah spesial buat 1 pemenang terpilih yang akan di umumkan tanggal 29 September 2018.

Lyric Video : [yt4wp-video video_id=”Px6lEFn8edU”]

Sahabat Selamanya

Seperti diketahui Rocket Rockers baru saja kehilangan gitarisnya, Lowp, yang memutuskan resign. Sebagai salah satu bentuk penghargaan untuk Lowp, Rocket Rockers yang kini menyisakan Aska (vokal, gitar), Bisma (bass), dan Ozom (gitar), merilis sebuah single bertajuk Sahabat Selamanya. Di mana lagu ini adalah lagu terakhir yang dikerjakan bersama Lowp.

Lagu Sahabat Selamanya sebenarnya sudah ada sejak tiga bulan lalu bersamaan dengan penjualan buku Cheers From Rocket Rockers. Lagu ini adalah hadiah bagi siapapun yang membeli buku. Bukan sebuah kesengajaan jika akhirnya lagu Sahabat Selamanya dirilis secara luas hampir berbarengan dengan keluarnya Lowp. Inilah yang menjadikan lagu Sahabat Selamanya sebagai bentuk persembahan Rocket Rocket kepada Lowp yang telah berjuang bersama selama 18 tahun ini.

“Kalau dilihat dari timeline yang sudah ada, rilis buku ini di bulan Februari 2018. Dan memang rencananya setelah 3 bulan dari rilis buku, kita memang mau publish single Sahabat Selamanya ini untuk umum. Dan mungkin waktunya berbarengan antara rencana timeline untuk publish single ini dengan resignnya Lowp dari Rocket Rockers di bulan Mei 2018,” kata Bisma.

“Dari berbarenganya timeline untuk publish single Sahabat Selamanya dengan waktu resign Lowp dari RR, akhirnya kita memutuskan untuk membuat single Sahabat Selamanya ini menjadi persembahan khusus untuk Lowp yang pernah menjadi bagian dari Rocket Rockers selama kurang lebih dari 18 tahun ini. Lowp mungkin sekarang sudah tidak bersama Rocket Rockers lagi, tapi Lowp tetap akan menjadi Sahabat kita untuk selamanya,” tuturnya menjelaskan.

Lagu Sahabat Selamanya memiliki treatment berbeda dengan lagu-lagu Rocket Rockers lainnya. Sentuhan ballad dan lirik yang simple namun dalam, membuat lagu ini sangat menyentuh. Lebih menariknya, dalam lagu ini Lowp turut menyumbangkan suaranya di beberapa part. Tentunya, lewat lagu ini Rocket Rockers punya sebuah pesan yang ingin disampaikan. Persahabatan Rocket Rockers dengan Lowp atau dengan mantan personil lain seperti Ucay dan Doni bakal tetap terjalin erat meski sudah tidak berada dalam frekuensi yang sama. Nilai persahabat inilah yang ingin ditularkan Aska cs kepada pendengar nantinya.

“Lewat lagu Sahabat Selamanya ini output yang kita harapkan yaitu nilai persahabatan yang abadi. Yang tak lekang oleh waktu. Persahabatan yang didasari oleh cinta. Yang tidak hanya menerima baiknya saja, tetapi memaklumi segala kekurangan sahabat kita. Walaupun sekarang ini raga kita tidak lagi dekat, tetapi jiwa kita akan tetap rekat untuk selamanya,” tuntas Bisma.

[yt4wp-video video_id=”8KkFgKfRmCE”]

Lowp Resign Dari Rocket Rockers

Jakarta-Rocket Rockers kembali harus merelakan personilnya untuk hengkang dan memilih memperdalam ilmu agama. Yap, kabar mengejutkan datang dari gitaris Rocket Rockers, Lowp, yang memilih resign dari band yang membesarkan namanya. Kabar hengkangnya Lowp disampaikan langsung oleh Aska.

Dalam kesempatan media gathering dan buka bersama yang digelar oleh Reach & Rich Artist Management di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jum (25/5) Rocket Rockers hadir dengan tiga personil, yakni Aska (vokal), Bisma (bass), dan Ozom (drum). Tidak hadirnya Lowp menjadi pertanyaan yang kemudian semua dijelaskan oleh Aska.

“Mungkin pada bertanya-tanya kenapa kami hadir bertiga saat ini. Jadi, hari Selasa kemarin, tanggal 22 Mei Lowp menyatakan resign dari Rocket Rockers,” ungkap Aska.

“Mendadak banget. Kami kemarin lagu buka bersama dan di situ Lowp memutuskan untuk tidak melanjutkan bersama Rocket Rockers,” sambung Aska.

Selain karena alasan memperdalam ilmu agama, keluarga menjadi alasan lain Lowp resign dari Rocket Rockers.”Alasannya banyak jalan yang diambil salah satunya menjadi keluarga yang baik. Dia gak mungkin ninggalin keluarga lagi,” kata Aska.

“Kami tahu semua kalau Lowp memang orang baik yang selalu mendedikasikan dirinya untuk keluarga,” timpal Bisma.

Keputusan Lowp untuk resign jelas meninggalkan kesedihan bagi Aska, Bisma, dan Ozom. 18 tahun bukan waktu yang singkat untuk dilupakan hanya dalam waktu sehari, dua hari, atau bahkan selamnanya. Terutaa Aska yang selama ini selalu sekamar dengan Lowp saat menjalani tur di berbagai kota.

“Dia 18 tahunsama saya sekamar terus,” ucap Aska sambil beruarai air mata.

Namun, show must go on. Aska, Bisma, dan Ozom harus tetap berdiri tegak melanjutkan cita-cita bermusik mereka dengan bendera Rocket Rockers. Cheers up !!!

Harapan Aska Rocket Rockers untuk Musisi Daerah

Aska

Bulan Maret lalu, tepatnya 9 Maret menjadi hari yang sakral bagi dunia musik Indonesia. Melalui Kepres no 10 tahun 2013, 9 Maret dijadikan sebagai Hari Musik Nasional. Tentunya ini menjadi apresiasi yang baik untuk semua musisi dan pecinta musik Indonesia.

Tahun ke tahun banyaknya musisi dalam format solo, band, atau grup dengan karya-karyanya menjadi salah satu petanda berkembangnya dunia musik Indonesia dengan menawarkan genre-genre yang bervariasi. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh Aska Pratama atau Aska Rocket Rockers.

“Kalau perkembangan sih meningkat pesat pastinya, terbukti banyaknya sub genre baru dari genre musik yg udah familiar di masyarakat Indonesia,” kata Aska.

Meski begitu masih ada poin yang dirasa Aska perlu diperhatikan. Salah satunya adalah soal pendidikan musik utamanya di daerah-daerah. Selama ini, pesatnya perkembangan musik Indonesia masih berfokus pada kota-kota besar. Ya, sebut saja Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Surabaya, Medan, dan kota besar lainnya.

Meski hari musik sudah lewat, Aska punya harapan besar bagi dunia musik Indonesia. Setidaknya, harapan ini akan membawa semangat untuk dunia musik Indonesia lebih maju dan berkembang lagi.

“Buat saya yang jadi perhatian yaitu pendidikan musik dan pengembangan potensi musisi di daerah yang notabene bukan kota besar. Sehingga kedepannya lahir musisi-musisi handal dari semua penjuru di Indonesia,” harap Aska.

Era Musik Zaman Now di Mata Lowp Rocket Rockers

Setiap tahunnya perkembangan industri musik Indonesia makin berkembang menuju arah yang positif. Buktinya, banyak sekali bermunculan musisi baru yang hadir atau bahkan kembali beberapa musisi lama untuk hadir mewarnai belantika musik Indonesia dengan karya-karya yang menarik.

Selain itu, majunya industri musik Indonesia didukung dengan pendengar yang kini mulai terbuka dengan keberagamanan genre. Paling tidak, hal inilah yang dirasakan gitaris Rocket Rockers, Rizki Fahdli atau akrab disapa Lowp. Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika ada batasan antara pendengar musik melayu dan musik pop atau rock misalnya. Era musik jaman sekarang atau Zaman Now batasan itu pun perlahan menghilang.

“Musik udah jadi komunitas yang besar banget di Indonesia. Masing-masing genre juga sudah ada fan base yang solid. Dulu di awal kebangkitan musik bawah tanah ada “fanatisme” terhadap genre yang disukai, sekarang kondisi
nya sudah lebih melebur. Penikmat musik sudah banyak melebur kupingnya untuk mendengar berbagai genre,” kata Lowp disela kesibukan manggung beberapa waktu lalu.

Hadirnya banyak musisi baru berbakat dengan karyanya dari berbagai genre tak lepas dari berkembangnya dunia maya. Dalam hal ini sebut saja media sosial. Tak jarang, beberapa musisi muncul dari viralnya mereka di instagram ataupun youtube. Namun, menurut Lowp, ketenaran musisi-musisi baru ini lewat sosial mediaharus dibarengi dengan satu kata kunci, ya KONSISTENSI.

“Di sisi lain bila popularitas dengan mudah didapat belum tentu gampang utk dipertahankan karena untuk menancapkan “grass root” dibutuhkan konsistensi dan penjuangan yang tidak sebentar. Jadi beberapa pendatang baru yang booming, tidak makan waktu banyak sudah kembali tenggelam,” papar Lowp.

Dengan situasi dunia musik sekarang ini, Lowp pun punya harapan besar utuk kedepannya. Meski perayaan Hari Musik Nasional pada 9 Maret telah berlalu, namun asa, cita-cita, dan harapan musik Indonesia harus selalu dikumandangkan.”Semoga kedepannya musik bisa jadi sarana yang positif untuk menyalurkan bakat. Dan para musisi juga bisa membuat karya yang berpengaruh baik buat pendengarnya,” tutup Lowp. (Matthias)

Lima Musisi yang Menginspirasi Aska Rocket Rockers, Salah Satunya Wanita Lho, Cekidot

Garang di atas panggung, sosok vokalis dan gitaris Rocket Rockers, Aska Pratama, menjadi salah satu idola bagi Rocket Rock Friends. Sebagai vokalis, Aska memiliki suara yang sangat khas. Suaranya menambah aroma pop punk milik Rocket Rockers makin kental.

 

Namun, terbentuknya sosok Aska menjadi seperti sekarang tentunya telah mengalami metamorfosa menuu kedewasaan, utamanya dalam bermusik. Banyak musisi yang berpengaruh dalam proses menjadi Aska yang saat ini. Berikut ada lima musisi yang menginspirasi Aska, yuk simak siapa saja.

 

  1. Eddie Vedder

 

Siapa yang tak kenal dengan vokalis sekaligus gitaris Pearl Jam ini? Rambut ikalnya menjadi salah satu ciri  khas dari vokalis yang juga gitaris satu ini. Tak hanya piawai bernyanyi dan bermain gitar, Eddie Vedder merupakan pencipta lagu ulung. Ya hampir mirip lah dengan Aska yang juga piawai mencipta lagu.

 

“ngeliat sosoknya ikonik bgt dengan rambut ikalnya dan ekspersif. Terus cara dia bikin lirik dan nyanyiin nya tuh selalu nyampe pesannya ke org yg dengerin,” kata Aska.

 

  1. Rob thomas 

 

Nama yang satu ini adalah salah satu vokalis yang banyak digandrungi fans wanita ya mirip lah sama Aska, hehe. Wajah ganteng dan vokal yang mumpuni menjadi senjata vokalis kelahiran Jerman 14 Februari 1972 ini untuk membius para penonton. Yang menjadi ikonik adalah anting yang menempel di kedua telinganya. Ia juga lihai menciptakan lagu lho.

 

“suara sih udah pasti ok, tapi gaya rambut & model anting yg dia pake di kedua telinganya, eye catchy banget,” kata Aska.

 

  1. Ross Childress

 

Gitaris satu ini besar bersama band rock alternatif asal Amerika Collective Soul. Soal permainan gitar, sosok satu ini tak perlu diragukan lagi. Ia juga pandai merangkai kata menjadi sebuah lagu yang hits. Selain Collective Soul, Ross Childress juga pernah tergabung dengan band Starfish and Coffee.

 

“Gitaris Collective Souls ini suka bikin lagu yang ga ngehits, tapi ngena banget buat saya. Terus cara main gitarnya asik, dari pengambilan nadanya,” Aska.

 

 

  1. Rio febrian

Berbeda dengan tiga nama di atas yang punya latar belakang bermusik yang mirip dengan Aska, Rio Febrian merupakan salah satu solois terbaik di Indonesia. Pernah meraih penghargaan sebagai The Best Male Singer AMI pada tahun 2005, kualitas Rio Febrian tak perlu diragukan. Selain memiliki vibrasi yang khas, Rio Febrian sangat jago dalam hal penghayatan lagu.

 

“Vibra alaminya semakin bikin geter kalo didengerin pake headset,” Aska.

 

 

  1. Rinny Hassan

Ayo siapa yang bisa tebak siapa sih Rinny Hassan? Yap betul, Rinny Hassan adalah ibunda dari Aska Rocket Rockers. Kalau dilihat dari silsilah ya wajar kalau Aska terlahir sebagai musisi, hehe. Menariknya, beliau juga pernah terlibat dalam pembuatan album anyar Hoolahoop lho yang berjudul Nirmana.

 

“nyanyi dr mulai SD, pernah jadi juara Pop Singer (semacam indonesian idol klo skrg) 17 kali, sekarang umur 60th dan suaranya ttep ga berubah, masih prima dan tune in,” Aska.